Inilah Four Peluang Bisnis Kecil

Di sisi lain, kemungkinan untuk mengeksplor ketrampilan menjadi penghasilan juga begitu besar. Pada suatu waktu, kita pasti pernah berfikir untuk memulai atau memiliki bisnis sendiri. Betapa senangnya kita membayangkan menjadi bos atas diri kita sendiri, menghasilkan uang lebih banyak hingga terbebas dari pemecatan sewaktu-waktu. Selain itu juga masih ada banyak menarik yang bisa menjadi alasan untuk memulai bisnis sendiri. Terlebih jika Anda hanya punya modal yang pas-pasan, tentu harus berhati-hati dan memperhitungkan dalam setiap langkah.

Memulai usaha dari bawah

Mereka berhasil untuk menjual aneka ragam produk perawatan rambut seperti shampo dan cat rambut, serta membuka beberapa usaha salon. Dia adalah John Paul Dejoria yang berasal dari Amerika Serikat dengan total kekayaan mencapai 2,6 miliar USD . Jauh sebelum menjadi pengusaha sukses, ia hidup menggelandang. Di usia 19 tahun ia harus pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan kesana kemari.

Sosok lainnya yang juga memulai usaha dari bawah adalah Gusti Ngurah Anom atau biasa dipanggil Pak Cok. Pria kelahiran Singaraja ini hanyalah lulusan SMP, keadaan ekonomi yang sulit membuatnya merantau ke Denpasar dan bekerja sebagai tukang cuci mobil. Keinginannya yang kuat untuk maju kemudian membawanya bekerja di perusahaan konveksi. Ditempat inilah ia dengan tekun belajar hingga akhirnya memberanikan diri untuk merintis usaha konveksi dengan nama Cok Konveksi di tahun 1990-an.

Saat pertamakali membuka usaha, seringkali penjualan tidak sesuai dengan harapan. Hal ini bisa karena usaha Anda belum banyak diketahui atau konsumen belum mempercayai usaha Anda tersebut. Misalnya Anda menyukai hal-hal tentang kuliner, maka jenis usaha yang cocok Anda jalankan adalah usaha makanan. Jenis usaha yang dijalankan juga berpengaruh pada tingkat keberhasilannya, semakin banyak peminatnya maka semakin besar peluang untuk meningkatkan atau mengembangkan usaha tersebut. Saat kuliah, pengusaha yang satu ini memang sudah mulai berbisnis di dunia game online dan microfinance.

Pemilik bisnis telah melewati berbagai pembelajaran berharga, mulai dari belajar bagaimana menjalankan bisnis hingga belajar bagaimana menjadi seorang pengusaha. Bisnis.com, JAKARTA — Membangun perusahaan yang sukses bukanlah tentang ‘keberuntungan’. Dibutuhkan banyak ketidaknyamanan, kegelisahan, ketabahan dan kerja keras untuk memulai dengan sebuah ide dan membangunnya setiap hari. Selain itu, untuk menentukan pangsa pasar, alangkah baiknya diawali dengan riset dan survei kecil-kecilan mengenai ketertarikan masyarakat dengan produk kita.

Hal ini mencakup menentukan goal konsumen, strategi pemasaran, sumber modal, dana operasional. Yang gak kalah penting, kamu juga perlu membuat analisa kompetitor, laporan laba-rugi dan uang kas, serta kebutuhan karyawan dan manajemen saat ini dan di masa depan. Intinya, cara terbaik untuk memulai usaha dan bisnis yang menguntungkan adalah dengan melakukan riset dan analisis yang mendalam. Kamu harus merencanakan usaha ini secara matang, karena modal yang kamu keluarkan akan sia-sia juga kamu harus gulung tikar akibat perencanaan yang kurang baik. Jika modal kamu tidak terlalu besar, kamu bisa menjalankannya dengan skala kecil tanpa harus menyetok banyak barang dan tidak perlu menyewa ruko. Atau jika kamu memiliki modal yang besar, kamu bisa langsung menjalankan usaha sembako skala besar dengan menyetok banyak barang dan menyewa ruko, bahkan sampai memerlukan karyawan.

Davon