Dalam Sepekan Indonesia Alami Lonjakan Angka Kematian Akibat Covid

Ikatan Dokter Anak Indonesia menyerukan seluruh orang tua untuk waspada dan lebih menjaga anak-anak seiring meningkatnya jumlah kematian anak akibat pandemi virus corona, yang mencapai tingkat tertinggi di dunia. Epidemiolog menyoroti kasus kematian akibat virus corona (Covid-19) di Indonesia. Selama 10 hari terakhir, penambahan kasus kematian di Indonesia selalu berada dinatas 1.000 kasus. JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat grafik angka kematian Covid-19 meningkat satu minggu terakhir. Pada periode 23 april hingga 2 mei perlu waspada bersama karena perkembangan yang kurang baik terjadi. Pada angka kasus kematian meningkat 3,7% dan angka kesembuhan mengalami penurunan cukup besar yaitu 17,1 % dari minggu sebelumnya.

Padahal momen Idul Fitri yang identik dengan mudik atau pulang kampung tinggal menghitung hari. Oleh karena itu pemerintah memerintahkan untuk melakukan pengetatan mobilitas pelaku perjalanan dalam negeri dengan peniadaan mudik. Selanjutnya, Satgas juga meminta kepada pemerintah daerah untuk memastikan rumah sakit rujukan Covid-19 memadai, dan jika diperlukan segera melakukan konversi tempat tidur. Selain itu, pemerintah daerah juga harus meningkatkan tracing, utamanya pada pasien lansia dan dengan kondisi komorbid, agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Meskipun kematian yang terjadi di kelompok anak tidak setinggi kelompok dewasa dan lansia, namun kelompok anak dapat menjadi rentan apabila luput dari pengawasan.

Angka kematian karena covid naik

Atas dasar itu, penting bagi masyarakat untuk ikut serta dalam program vaksinasi. Selain itu, masyarakat diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Kondisi penambahan kematian akibat pandemi dinilai menjadi indikator keparahan dalam pandemi Covid-19.

Tak hanya jezanah covid-19 dari RSPA, pihaknya juga membantu pemulasaran jenazah Covid-19 dari luar. Siti mengaku tidak menolak dan tetap melayani pemulasaran jenazah covid-19 dari luar. Ritme petugas untuk bekerja pun tinggi, mencapai belasan jam, meskipun telah dibagi dua tim.

Hal ini berarti, dalam sepekan terakhir, jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 di Jakarta naik sekitar 251 persen dari seminggu sebelumnya. Menurutnya, penambahan fasilitas kesehatan merupakan upaya terbaik untuk menangani pasien sedini mungkin. Wiku mengatakan saat ini pemerintah tengah mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

Menurut Ridwan Kamil, dukungan dari berbagai pihak amat penting untuk mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19, karena fasilitas yang dimiliki Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, baik puskesmas maupun rumah sakit, hanya dapat menampung 60 persen. Pemerintah juga telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat degree three dan four untuk menekan laju penyebaran Corona. Selain itu, pemerintah juga meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan dan klinik terdekat.

Kenaikan yang disumbangkan Pulau Jawa meningkat sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan pekan lalu. Pencegahan kematian juga dapat dilakukan berdasarkan kelompok usia paling rentan. Guna mengatasi lonjakan kasus Corona, masyarakat diminta patuh dan taat dengan aturan yang dibuat pemerintah, termasuk PPKM degree Kakek Merah FAFAFA 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang. Penambahan kasus paling signifikan terjadi di Lembang karena ditemukan klaster tempat wisata La Fresa. Pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan semakin baik.

Davon