Bantu Warga Lanjut Usia Mengakses Vaksin Covid

Sebelum lansia menjalani vaksin, mereka wajib melakukan konsultasi pada dokter lebih dahulu. Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD, K-Ger, menyatakan bahwa status gizi lansia terbukti memegang peran penting dalam menunjang efektivitas vaksin influenza. Pada dasarnya, tidak ada syarat spesifik bagi lansia untuk memperoleh vaksin influenza. Orang tua yang hendak memperoleh vaksin hanya harus menjaga kesehatannya dan selalu menjalankan gaya hidup sehat.

Tersedia dua lokasi vaksinasi, yaitu di Klinik Vaksin, Gedung Entrance RSUI lantai 1 dan secara drive via di Gedung Parkir RSUI . Dimana lansia bisa langsung datang ke RSUI depok untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 secara free of charge. Karena stok vaksin masih tersedia, tentu lebih baik kita gesa sehingga masyarakat mendapatkan manfaatnya,” Tjetjep. Ketiga vaksin tersebut juga telah mendapatkan izin penggunaan untuk usia di atas 60 tahun oleh otoritas pengawasan obat di negara asalnya. Meski begitu nantinya BPOM juga akan melakukan kajian information untuk memberikan EUA bagi ketiga vaksin tersebut.

Atas dasar itulah, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia, dan Centers for Disease Control and Prevention mengeluarkan rekomendasi jadwal vaksinasi untuk dewasa dan lanjut usia. Untuk mengantisipasi kejadian ikutan pasca imunisasi di setiap tempat pelaksanaan vaksinasi harus menyediakan contact individual perwakilan dari vocal point dari kabupaten/kota atau provinsi tersebut. Contact person tersebut harus dapat dihubungi oleh panitia penyelenggara ataupun pasien. Saat ini 7 juta vaksin sudah siap untuk didistribusikan dan akan segera sampai di 34 provinsi. Vaksinasi ini akan fokus di provinsi yang ada di Jawa Bali sehingga vaksinasi ini akan didistribusikan sesuai dengan proporsi di mana Jawa-Bali mendapatkan sekitar 70 persen dari proporsi vaksin. Calon penerima vaksin COVID-19 akan menerima SMS untuk menjalani vaksinasi dari pemerintah melalui nomor PEDULI COVID.

Vaksinasi COVID-19 untuk lansia akan dimulai dari tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun, kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi untuk lansia yang bukan tenaga kesehatan . Kendati terdapat laporan mengenai efek samping vaksin COVID-19 yang berdampak serius atau fatal pada lansia, jumlahnya terbilang sangat sedikit dan tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan vaksinasi COVID-19. Semua lansia yang dilaporkan mengalami efek samping serius juga sudah berusia di atas 70 tahun dan memiliki penyakit penyerta. Organisasi atau instansi dapat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi massal untuk peserta lanjut usia. Di ketiga situs resmi tersebut akan tersedia hyperlink atau tautan yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia.

Diharapkan setelah kamu mengetahui alur vaksinasi berikut, kamu akan menjadi lebih tenang saat melakukan vaksinasi nanti, ya. Dengan ikut vaksinasi Covid-19 kamu turut melindungi diri sendiri dan orang sekitar dari dampak Covid-19. Jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan setelah menerima vaksin, untuk menjaga diri dari paparan Covid-19.

Selanjutnya, lansia yang sudah terdaftar bisa datang ke lokasi vaksinasi yang sudah ditentukan, dan sesuai jadwal yang sudah dikirimkan. Untuk mencegah kejadian terulang, RSUD Kembangan pun menurunkan sejumlah personil untuk membantu mereka yang kesulitan mendaftar secara on-line. “Calon penerima vaksin yang datang langsung, tetap harus mendaftar on-line, petugas kami akan membantunya. Hanya penerima vaksin yang diperbolehkan menunggu di space pelaksanaan vaksinasi. Keluarga yang bertugas mendampingi penerima vaksin tidak diperkenankan masuk ke area tempat vaksinasi berlangsung. Warga lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 tahap pertama di SD 05, Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (25/2/2021).

Vaksinasi bagi Lansia

Artinya hingga saat ini sudah lebih dari 76 juta dari complete 331 juta populasi AS mendapat minimal satu dosis vaksin buatan BioNTech-Pfizer atau Moderna. Di samping itu, manajemen risiko harus direncanakan dengan sebaik-baiknya sebagai langkah antipasti mitigasi risiko apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah pemberian vaksin. Penyediaan akses pelayanan medis dan obat-obatan untuk penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang serius yang mungkin terjadi harus menjadi perhatian bagi penyelenggara pelayanan vaksinasi untuk Lansia. Kesiapsiagaan petugas kesehatan di lapangan juga merupakan hal yang sangat penting. Namun, mengingat populasi lansia merupakan populasi berisiko tinggi, maka pemberian vaksin harus dilakukan secara hati-hati.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan akan menentukan jadwal dan termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat lanjut usia. Organisasi dan instansi yang sudah menjalin kerjasama akan menentukan jadwal, termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi, kepada masyarakat lanjut usia. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah masuk pada Tahap 2 dengan goal kelompok Lanjut Usia dan Pekerja Publik. Vaksinasi untuk target kelompok ini akan dimulai di Jakarta dan ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia. Namun dalam fase awal diprioritaskan dahulu untuk Jawa dan Bali dimana lebih dari sixty five persen kasus Covid-19 nasional tercatat.

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah menyatakan sekitar 7,5 juta dosis vaksin siap didistribusikan ke 34 provinsi pada Februari 2021. (Jakarta, 19/02/2021) | Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah masuk pada tahap 2 untuk pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia dan petugas pelayanan publik. Vaksinasi untuk Lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, di prioritaskan di Jawa – Bali. Sejak Rabu 17 Februari, pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota bakal terus berjalan meski Ramadan. Vaksin yang diberikan antara dua kategori usia ini sama yakni Sinovac dengan dosis 0,5 ml IM yang dimasukkan ke dalam otot melalui suntikan. “Suntikan pertama baru membentuk antibodi tetapi belum yang protektif. Antibodi terbentuk sudah mengenak virus yang masuk dalam tubuh melalui vaksin kemudian perlahan meningkat,” ujarnya. Kasus reaksi parah terhadap vaksinasi influenza sangat jarang terjadi, begitu juga dengan jenis vaksin hepatitis B, vaksin pneumococcal, dan vaksin herpes zoster. “Kalau status gizinya baik dan pola hidupnya sehat, kekebalan tubuh lansia akan semakin kuat sehingga vaksin influenza untuk lansia menjadi lebih efektif,” jelasnya dalam wawancara bersama tim Hello Sehat.

Role